JADI PRIORITAS UTAMA
Kamis (20/12), telah berjalan dengan sukses acara peduli lingkungan Ekspedisi Brantas 3. Ekspedisi Brantas yang kali ini diselenggarakan di 3 tempat, antara lain: Gampengejo, Jembatan Papar dan Desa Pelem, Kertosono sebagai finish. Suksesnya acara pada pagi hingga siang hari itu, terlaksana berkat dukungan positif dari beberapa pihak. Sebut saja tim SAR dari BPBD. Sebagai salah satu pihak keamanan yang bertugas, tim ini telah berada di lokasi sejak pukul 6 pagi. Dengan menerjunkan 10 anggotanya, tim SAR siap menjaga keselamatan peserta Ekspedisi Brantas, khususnya yang melakukan perjalanan melalui sungai Brantas. Pihaknya juga menyediakan tiga perahu untuk pengamanan dan antisipasi. “Sudah menjadi tugas utama kami untuk melindungi dan menyelamatkan warga yang membutuhkan.” ungkap Endarko, Komandan tim SAR dari BRIMOB.
Dengan mengendarai 3 buah mobil, anggota tim SAR saling membagi tugas. Ada yang memantau perjalanan dari darat, ada pula yang mengikuti perjalanan peserta dari start hingga finish menggunakan perahu. Hal tersebut dilakukan untuk menimbulkan rasa aman, nyaman dan terjamin bagi semua peserta. Tidak ada kesulitan tersendiri dalam menggemban tugas, mulai dari Ekspedisi Brantas 1 hingga Ekspedisi Brantas 3.
Menurut Endarko, Ekspedisi Brantas yang dilakukan pada akhir tahun 2012 ini, memberikan banyak manfaat, selain dari segi keindahan alam, secara tidak langsung warga sekitar juga turut merasakan manfaatnya. Selain itu, kerjasama yang baik dengan pemerintah Kabupaten Kediri juga memberikan perhatiannya kepada lingkungan, khususnya sungai Brantas ini. Sungai Brantas sudah memberikan perubahannya dari tahun ke tahun. Sudah terbukti tahun ini, sampah-sampah yang biasa menggenangi sungai, sudah tidak menampakkan diri lagi. Alangkah indahnya jika keadaan sungai Brantas kita selalu membaik setiap tahunnya. (tim)
Dengan mengendarai 3 buah mobil, anggota tim SAR saling membagi tugas. Ada yang memantau perjalanan dari darat, ada pula yang mengikuti perjalanan peserta dari start hingga finish menggunakan perahu. Hal tersebut dilakukan untuk menimbulkan rasa aman, nyaman dan terjamin bagi semua peserta. Tidak ada kesulitan tersendiri dalam menggemban tugas, mulai dari Ekspedisi Brantas 1 hingga Ekspedisi Brantas 3.
Menurut Endarko, Ekspedisi Brantas yang dilakukan pada akhir tahun 2012 ini, memberikan banyak manfaat, selain dari segi keindahan alam, secara tidak langsung warga sekitar juga turut merasakan manfaatnya. Selain itu, kerjasama yang baik dengan pemerintah Kabupaten Kediri juga memberikan perhatiannya kepada lingkungan, khususnya sungai Brantas ini. Sungai Brantas sudah memberikan perubahannya dari tahun ke tahun. Sudah terbukti tahun ini, sampah-sampah yang biasa menggenangi sungai, sudah tidak menampakkan diri lagi. Alangkah indahnya jika keadaan sungai Brantas kita selalu membaik setiap tahunnya. (tim)






